Waduk Kirota, Ruang Baru Gaya Hidup Warga Kalideres
Depok, PIXCELTULISAN - Bagi warga Desa Kalideres, Waduk Kirota bukan sekadar bendungan penampung air. Seiring waktu, waduk ini berubah menjadi ruang kehidupan baru tempat rekreasi sederhana, sumber penghidupan, hingga area berkumpul yang menyatukan masyarakat.
Sukiya, warga yang tinggal tak jauh dari lokasi, mengaku waduk tersebut telah membawa warna baru bagi keseharian mereka. “Kami merasa terbantu sekali. Sekarang sawah tidak lagi bergantung hujan, dan sore hari banyak orang datang ke sini untuk jalan-jalan atau memancing,” ujarnya.
Dari Irigasi ke Ruang Rekreasi
Awalnya, waduk dibangun untuk kepentingan irigasi. Namun dalam keseharian, fungsinya meluas. Warga memanfaatkan area sekitar waduk sebagai tempat bersantai setelah beraktivitas, anak-anak bermain, dan remaja menjadikannya spot favorit untuk berkumpul.
“Kalau sore terasa ramai. Ada yang membawa anak, ada yang sekadar duduk-duduk menikmati angin. Jadi waduk ini seperti ruang publik gratis untuk kami,” kata Sukiya.
Mengubah Pola Hidup Warga
Dengan aliran air yang lebih terjamin, para petani bisa menanam lebih dari sekali dalam setahun. Kondisi ini membuat kehidupan warga terasa lebih stabil. Bagi sebagian orang, ini juga membuka peluang usaha kecil. Beberapa pedagang mulai berjualan makanan dan minuman di sekitar waduk, terutama saat akhir pekan.
“Kalau dulu kami repot cari penghasilan tambahan, sekarang lumayan. Kalau ada pengunjung, bisa buka warung kecil atau jualan jajanan. Itu membantu ekonomi rumah tangga,” tambah Sukiya.
Healing Sederhana di Tepi Waduk
Selain manfaat ekonomi, waduk juga memberi ruang “healing” murah meriah bagi masyarakat lokal. Tanpa harus ke kota, warga bisa menikmati suasana alam, angin sore, hingga pemandangan air tenang. Bagi generasi muda, waduk bahkan mulai populer sebagai tempat foto dan konten media sosial.
Sukiya menyebutkan, suasana waduk semakin hidup karena menjadi titik pertemuan berbagai kalangan. “Kadang ada keluarga piknik, ada anak muda foto-foto, ada juga yang mancing sampai malam. Semua bercampur jadi satu, suasananya enak,” tuturnya.
Harapan Warga
Meski sudah memberi banyak manfaat, warga masih berharap adanya perbaikan akses jalan dan tambahan fasilitas seperti tempat sampah dan penerangan. “Kalau lebih teratur, pasti makin banyak orang datang. Itu akan semakin menghidupkan desa kami,” kata Sukiya.
Kini, Waduk Kirota tak lagi dipandang hanya sebagai bangunan teknis. Ia telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Kalideres merupakan sebuah ruang sederhana yang mempertemukan kebutuhan, hiburan, dan kebersamaan dalam satu tempat.
(Diky Fahillah)
